Jakarta fashion week (JFW) 2013 yang diadakan di Plaza
Senayan Jakarta memberikan banyak kesempatan kepada desainer-desainer muda
untuk unjuk gigi. Diantaranya ada trio Noni Zakiah, Ria Miranda dan Restu Anggraini yang notabene adalah komite komunitas Hijabers Community. Dengan fashion
show yang bertajuk THREELOGY ini mereka menggabungkan unsur tradisional dengan
unsur modern sehingga menghasilkan karya-karya high-fashion.
Noni Zakiah menggabungkan tenun Sumbawa dengan bahan-bahan
ringan yang didominasi dengan warna hitam, abu-abu dan biru. Sesuai dengan
temanya “Exotism of Mirah lombok”, Noni zakiah memperlihatkan bahwa kain tenun
Sumbawa ternyata bisa terlihat high fashion dan edgy dengan cutting yang
asimetris.
Di sisi lain, Ria Miranda masih tetap bertahan dengan
kefemininannya dengan penggunaan warna-warna pastel. Dengan tema “Minang
Heritage”, kali ini Ria miranda menggabungkan kain tradisional Padang dengan
bahan-bahan ringan yang melambai lambai. Agar tetap menonjolkan sisi
femininnya, selain tetap setia dengan warna pastel, Ria Miranda banyak bermain
dengan tehnik ruffle.
Sedangkan Restu Anggraini lebih menekankan pada glamour dan
edgy dengan memadukan kain tradisional Goyor asal Pemalang dengan bahan-bahan
metalic, satin dan leather. Dengan mengusung tema “Goyor Contrary” Etu masih
tetap setia dengan ciri khasnya yaitu street style tetapi kali ini semakin
terlihat glamour.
good luck buat designer-designer cantik ini. semoga terus berkarya dan bisa menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia,,
*all pics taken from Fashionese Daily



























